RESPON DAN EKSPEKTASI DIRIKU
Dari sekian banyak hal yang ku suka, salah satunya adalah bercerita. Seperti yang kita tahu, cerita pada dasarnya terbagi menjadi 2 yaitu cerita bahagia dan cerita sedih. Kedua hal cerita tersebut kadang membuatku menjadi sedih karena respon dari orang yang mendengarkan cerita ku tidak sesuai dengan apa yang ku inginkan.
Semisal, ku bercerita mengenai hal yang membuat ku bahagia dengan harapan, orang yang mendengarkan cerita ku akan ikut merayakan atau sekedar mengucapkan selamat kepadaku.
Bagaiman dengan cerita sedih ku?
Ternyata benar kata teman ku, bahwa ketika ingin bercerita tentang kesedihan kepada orang lain, akan muncul rasa sungkan atau takut membebani orang yang mendengarkannya. Tapi, sangat sakit ketika kita sudah berani bercerita terutama kepada orang yang sudah kita sangat percaya akan merespon sesuai ekspektasi kita nyatanya respon yang diberikan sangat berbalik.
Aku memang tidak punya hak untuk memberi perintah mereka selalu merespon sesuai dengan ekspektasi ku, maka dari itu sering kali aku menyalahkan diriku tentang ekspektasi yang ada.
“Manusia adalah hal yang paling sulit dimengerti.” Aku sangat setuju dengan hal itu terutama untuk diriku sendiri. Orang lain sulit memahami ku dan tidak menutup kemungkinan juga diriku tidak memenuhi ekspektasi mereka ketika aku merespon cerita mereka. Maka, dengan sedikit tulisan ini, aku ingin mengucapkan mohon maaf atas respon dan sebuah ekspektasi dari diriku.
Comments
Post a Comment